Rabu, 22 Februari 2012
Selasa, 07 Februari 2012
INSTITUT AL- IMAM SYAFIE (INTIS): Terhentinya sesuatu Ibadah
Firman Allah ta'ala ;"Tidak aku ciptakan jin dan manusia kecuali hanya untuk beribadah kepadaKu". Wallahua'lam. Bahwasannya kita harus senantiasa menyadari keberadaan kita yang tidak lain hanya sebagai abdi sehingga apapun aktifitas kita 24jam/hari adalah untuk beribadah kepadaNya tidur/terjaga, siang/malam. Tentu ada ibadah yang ditunjukkan cara pelaksanaannya oleh Rosulullah maka dalam hal ini kita tidak boleh mengarang cara lain. Ada ibadah yang tidak ditunjukkan caranya secara spesifik oleh Rosulullah, sehingga kita dapat mengarang sendiri cara yang terbaik. Yang menghabiskan waktu hidup kita ialah bekerja menyangkut profesi oleh karena itu sangat disayangkan jika waktu kita terbuang percuma jika pekerjaan sesuai profesi kita tidak bisa kita niatkan ibadah kepaadaNya. Jika tidur bisa kita niatkan ibadah, maka bekerjapun bisa kita niatkan ibadah, bahkan sayang kalau tidak kita niatkan ibadah. Setiap gerak adalah urusan dunia akherat sebab selalu ada pertanggung jawaban keakheratan, tidak perduli dia Muslim/non Muslim. Muslim/non Muslim sebagai manusia mau tidak mau maka dia adalah sebagai abdi Allah ta'ala, sebab siapapun yang melakukan kejahatan akan melihat akibatnya diakherat. Jika seorang muslim dengan niat mengabdi, mengutamakan sholat, mengerjakan dengan ilmu baik ilmu agama maupun umum, ketika berbagi manfaat sesuai dengan profesinya dengan jihad dan tepat pada waktunya, maka itu adalah ibadah yang layak mendapat pahala kebaikan dari Allah ta'ala. Berbeda dengan non Muslim. Urusan dunia adalah urusan yang baik yang bermanfaat tapi dikerjakan bukan karena Allah ta'ala.
Langganan:
Komentar (Atom)